9 Aplikasi Kesejahteraan Digital dari Google

 

Pernah dengar istilah “kesejahteraan digital” (digital wellbeing)? Secara gampang, “kesejahteraan digital” adalah konsep tentang penggunaan teknologi digital secara sehat.

Bukan rahasia lagi, perangkat teknologi digital bisa menimbulkan “kecanduan”. Orang bisa mengalami ketergantungan pada ponsel pintar atau internet, misalnya. Sebentar saja tak buka hp atau tak punya kuota internet, orang bisa stres. Ini tentu tidak sehat.

Kesejahteraan digital bertujuan mempromosikan gaya hidup sehat dalam penggunaan teknologi. Pada praktiknya, kesejahteraan digital berupa peranti untuk memonitor, mengatur atau membatasi penggunaan gawai, terutama ponsel pintar.

Pengguna ponsel mutakhir tentu tidak asing lagi dengan kesejahteraan digital. Fitur “digital wellbeing“, atau “kebiasaan digital” dalam versi bahasa Indonesia, sudah tersemat dalam fungsi Pengaturan di ponsel bersistem operasi Android 9 (Pie).

Berbagai perusahaan teknologi juga mengembangkan aneka aplikasi kesejahteraan digital. Salah satunya yang sangat getol adalah Google. Melalui proyek Digital Wellbeing Experiments, raksasa teknologi ini bahkan mendorong publik ikut terlibat dalam pengembangan aplikasi kesejahteraan digital.

Google baru saja meluncurkan tiga aplikasi kesejahteraan digital terbaru, yaitu Screen Stopwatch, Activity Bubbles dan Envelope. Tiga aplikasi ini menambahi enam app kesejahteraan digital dari Google yang sudah bisa diunduh di Play Store sejak Oktober tahun lalu.

Aplikasi kesejahteraan digital mendorong pengguna untuk membatasi diri dalam pemakaian ponsel. Inilah 9 aplikasi kesejahteraan digital dari Google untuk ponsel Android:

1. Post Box

Post Box membatasi seberapa sering Anda menerima pemberitahuan (notification) dari aplikasi-aplikasi yang terpasang pada ponsel. Dengan aplikasi ini, pemberitahuan tidak akan muncul sewaktu-waktu di ponsel Anda. Post Box menampung pemberitahuan-pemberitahuan yang dikirimkan ke Anda, kemudian menyampaikannya kepada Anda pada waktu-waktu yang Anda tentukan sendiri. Misalnya, empat kali sehari pada jam-jam tertentu saja.

2. We Flip

Dengan aplikasi ini, sekelompok orang bisa “berkomitmen” untuk tidak menggunakan ponsel ketika sedang menghabiskan waktu bersama-sama. Dalam acara pertemuan, misalnya, para peserta bisa menjalankan We Flip dan memulai “sesi tanpa ponsel”. Sesi akan berakhir ketika ada peserta yang membuka ponsel – biarpun secara sembunyi-sembunyi.

3. Desert Island

Desert Island membantu Anda fokus dengan memberi pintasan (shortcut) ke aplikasi-aplikasi yang Anda anggap paling penting saja. Di Desert Island, Anda bisa memilih beberapa aplikasi yang terpenting bagi Anda, misalnya Camera, WhatsApp dan Maps. Kemudian Anda ditantang untuk menggunakan segelintir aplikasi pilihan Anda itu saja selama 24 jam.

4. Morph

Morph memberi Anda aplikasi yang tepat untuk waktu yang tepat. Aplikasi ini dirancang untuk menyesuaikan ponsel dengan aktivitas Anda. Misalnya, ponsel akan menampilkan aplikasi e-mail, dokumen dan kalender pada saat jam kerja; aplikasi kesehatan dan kebugaran pada saat Anda berolahraga; aplikasi peta ketika pengguna bepergian dsb.

5. Paper Phone

Ide aplikasi ini cukup aneh: mengganti ponsel dengan ponsel-ponselan dari kertas. Dengan Paper Phone, Anda bisa membikin “ponsel” dari kertas lipat. Beberapa bagian penting ponsel Anda bisa dicetak pada ponsel-ponselan kertas ini, misalnya daftar kontak, daftar tugas, kalender, info cuaca dll. Intinya, Anda diajak untuk sejenak menjauhi ponsel Anda.

6. Unlock Clock

Unlock Clock memberikan live wallpaper yang menampilkan berapa kali Anda membuka (unlock) ponsel dalam sehari. Aplikasi ini membantu Anda untuk mempertimbangkan frekuensi penggunaan ponsel Anda.

7. Activity Bubbles

Activity Bubbles berfungsi sama dengan Unlock Clock, tapi tampilannya lebih menarik. Setiap kali Anda membuka ponsel, muncul gelembung pada wallpaper. Gelembung akan semakin besar jika Anda semakin lama menggunakan ponsel. Jadi, kalau ponsel Anda sering dibuka dan dipakai lama-lama, wallpaper ponsel Anda dalam sehari akan penuh gelembung.

8. Screen Stopwatch

Screen Stopwatch juga berbasis wallpaper dan memantau penggunaan ponsel Anda setiap hari. Bedanya dengan Unlock Clock dan Activity Bubbles, aplikasi ini menampilkan total waktu penggunaan ponsel yang ditunjukkan dengan hitungan jam, menit dan detik pada wallpaper.

9. Envelope

Seperti aplikasi aneh Paper Phone, Envelope juga melibatkan cetak-mencetak di atas kertas dan lipat-melipat kertas. Kali ini tidak untuk bikin ponsel-ponselan, tapi untuk membuat semacam amplop wadah ponsel. Amplop ini membatasi fungsi ponsel yang dimasukkan ke dalamnya. Terbungkus amplop, ponsel hanya bisa digunakan untuk menelepon dan menerima panggilan telepon saja, atau memotret dan merekam video saja (tanpa layar!). Sayangnya, Envelope hanya bisa digunakan pada ponsel Google Pixel 3a. NAWABALI

Bagikan

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *